{"id":168,"date":"2017-04-27T14:48:00","date_gmt":"2017-04-27T14:48:00","guid":{"rendered":"https:\/\/ahmadyunussukardi.my.id\/index.php\/2017\/04\/27\/menulislah-untuk-kebermanfaatan-dan-keabadian\/"},"modified":"2017-04-27T14:48:00","modified_gmt":"2017-04-27T14:48:00","slug":"menulislah-untuk-kebermanfaatan-dan-keabadian","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/ahmadyunussukardi.my.id\/index.php\/2017\/04\/27\/menulislah-untuk-kebermanfaatan-dan-keabadian\/","title":{"rendered":"Menulislah, Untuk kebermanfaatan dan Keabadian"},"content":{"rendered":"<div style=\"clear: both; text-align: center;\">\n<a href=\"https:\/\/www.blogger.com\/null\" style=\"clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;\"><\/a><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-medium\" height=\"240\" src=\"http:\/\/i0.wp.com\/2.bp.blogspot.com\/-sprrbeuKl3k\/TAZSmDKIvRI\/AAAAAAAAAk8\/2T4Pq2us-rYMPeKD77qAzX4OYFlPehVeQCPcB\/s320\/100_2534.JPG?resize=320%2C240&amp;ssl=1\" width=\"320\" \/><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">\nAda satu ucapan tegas dari Pramoedya<br \/>\nAnanta Toer tentang menulis. Ia dengan jelas mengatakan bahwa manusia<br \/>\nboleh pandai setinggi langit, tapi selama ia tidak menulis, ia akan<br \/>\nhilang di dalam masyarakat dan dari sejarah.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">\nMenulislah! Karena menulis adalah<br \/>\nbekerja untuk keabadian. Ada banyak buku yang kita baca saat ini.<br \/>\nPadahal penulisnya telah meninggaldunia. Karyanya melebihi rentang<br \/>\numurnya.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">\nMenulis juga adalah bekerja untuk<br \/>\nkebermanfaatan. Karena menulis adalah ikhtiar menemukan dan mengikat<br \/>\nmakna. Melalui tulisan,kita bisa mencerahkan lingkungan sekitar, membuka<br \/>\n cakrawala dan memberikan inspirasi baru dalam tulisan. Selama ada orang<br \/>\n yang membacanya, maka sebanyak orang itulah yang mengakui keberadaan<br \/>\npenulis dan kebermanfaatan sang penulis.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">\nImam Muslim, penulis kitab sahih<br \/>\nMuslim lahir pada tahun 817 dan meninggal pada tahun 982. Saat ini,<br \/>\nkitab sahih Muslim masih terus digunakan dan dipelajari. Usia karyanya<br \/>\ntelah seribu tahun lebih, jauh melebihi usianya yang hanya 65 tahun.<br \/>\ninsyaAllah, betapa pahala terus mengalir ke kuburannya selama lebih dari<br \/>\n seribu tahun lebih itu. Apakah kita tidak ingin memiliki amal jariyah<br \/>\nseperti beliau?<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">\nMaka mari kita menulis! Tak peduli apa<br \/>\n latar belakang anda. Tulisan adalah jejak tentang mimpi, pemikiran,<br \/>\nperasaan, dan imajinasi yang ditorehkan hidup dalam kata dan keabadian<br \/>\nserta dapat kita wariskan ke generasi selanjutnya sebagai amal jariyah.<\/div>\n<blockquote style=\"text-align: justify;\"><p>\nAku akan mati, sedangkan<br \/>\nsegala yang aku torehkan dengan penaku akan tetap hidup. Alangkah<br \/>\nbahagianya, jika semua orang yang membaca tulisanku berdoa. Semoga Allah<br \/>\n melimpahkan kelembutan-Nya kepadaku serta mengasihani kelemahanku dan<br \/>\njeleknya tindakanku. (Manshur Abdul Aziz bin Al \u2018Ajyan)<\/p><\/blockquote>\n<blockquote style=\"text-align: justify;\"><p>\nSetiap penulis pasti akan<br \/>\nmati dan berlalu. Tetapi waktu akan mengabadikan apa yang telah<br \/>\nditulisnya. Maka, janganlah anda menulis dengan tangan anda, selain yang<br \/>\n akan dapat membuat anda tersenyum ketika melihatnya kembali di akhirat.<br \/>\n (Yusuf Qardhawi)<\/p><\/blockquote>\n<div style=\"clear: both; text-align: center;\">\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ada satu ucapan tegas dari Pramoedya Ananta Toer tentang menulis. Ia dengan jelas mengatakan bahwa manusia boleh pandai setinggi langit, tapi selama ia tidak menulis, ia akan hilang di dalam masyarakat dan dari sejarah. Menulislah! Karena menulis adalah bekerja untuk keabadian. Ada banyak buku yang kita baca saat ini. Padahal [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"om_disable_all_campaigns":false,"footnotes":""},"categories":[17],"tags":[],"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/ahmadyunussukardi.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/168"}],"collection":[{"href":"https:\/\/ahmadyunussukardi.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/ahmadyunussukardi.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ahmadyunussukardi.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ahmadyunussukardi.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=168"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/ahmadyunussukardi.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/168\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/ahmadyunussukardi.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=168"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/ahmadyunussukardi.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=168"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/ahmadyunussukardi.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=168"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}