{"id":175,"date":"2017-01-25T14:21:00","date_gmt":"2017-01-25T14:21:00","guid":{"rendered":"https:\/\/ahmadyunussukardi.my.id\/index.php\/2017\/01\/25\/mencium-sedapnya-aroma-bisnis-makanan-berbahan-terigu-di-bogasari-expo-2016\/"},"modified":"2017-01-25T14:21:00","modified_gmt":"2017-01-25T14:21:00","slug":"mencium-sedapnya-aroma-bisnis-makanan-berbahan-terigu-di-bogasari-expo-2016","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/ahmadyunussukardi.my.id\/index.php\/2017\/01\/25\/mencium-sedapnya-aroma-bisnis-makanan-berbahan-terigu-di-bogasari-expo-2016\/","title":{"rendered":"Mencium sedapnya aroma bisnis makanan berbahan terigu di Bogasari Expo 2016"},"content":{"rendered":"<p><\/p>\n<div style=\"clear: both; text-align: center;\">\n<a href=\"https:\/\/www.blogger.com\/null\" style=\"clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;\"><\/a><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-medium\" height=\"452\" src=\"http:\/\/i1.wp.com\/1.bp.blogspot.com\/-URj56EL3Zls\/WIdaxzmrVwI\/AAAAAAAACz4\/tfFu4ASR_3U3Pwzk--KHMV6vnQ-tyYxUQCPcB\/s1600\/P_20161217_145933.jpg?resize=640%2C360&amp;ssl=1\" width=\"803\" \/><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">\nSalah satu perjalanan yang saya<br \/>\nrencanakan di bulan Desember 2016 ini adalah ingin pergi ke Bogasari<br \/>\nExpo 2016 bertempat di Kartika Expo Balai Kartini mulai dari tanggal 16<br \/>\nsampai 18 Desember 2016. Ada banyak kegiatan yang dihelat di acara<br \/>\nBogasari Expo 2016 ini, mulai dari kelas memasak, kelas kewirausahaan,<br \/>\ndemo masak dengan chef-chef kenamaan seperti Chef Marinka, Chef Degan,<br \/>\nChef Chandra, talkshow bersama Merry Riana, sampai dengan pojok-pojok<br \/>\nkuliner berbahan dasar terigu.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">\nSaya sendiri mendaftar online di kelas<br \/>\n kewirausahaan boga entrepreneur. Dan berangkat hari sabtu 17 desember<br \/>\nyang kebetulan berbarengan dengan nikahan teman kuliah di Bekasi, jadi<br \/>\ndari Bekasi saya langsung cabut ke Bogasari Expo. Saya sendiri bukanlah<br \/>\npelaku usaha kuliner berbasis terigu, meski demikian saya tetaplah<br \/>\ntercatat sebagai salah satu konsumen Bogasari, distributor by product<br \/>\nmalah ;-p .<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">\nKelas yang saya pilih packaging<br \/>\nmaterial pun di dasari oleh obrolan dahulu kala dengan pak Hasanudin,<br \/>\nSE, kolega di Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kab. Tangerang bahwa<br \/>\nkemasan produk ukm di tangerang masih kurang halus. Jadi saya ingin bawa<br \/>\n pulang pengetahuan tentang pengemasan produk, siapa tahu bisa diberikan<br \/>\n kepada teman-teman ukm yang lain.Di tengah guyuran hujan saya sampai di<br \/>\n lokasi. Langsung masuk dan menuju tempat registrasi, karena saya sudah<br \/>\ndaftar secara online saya hanya perlu daftar ulang. Dikasih gelang dan<br \/>\nmasuk ke arena expo. Wangi kue dan aneka masakan menyergap hidup,<br \/>\nmenggugah selera. Sayangnya saya harus menuju kelas boga Entrepreneur,<br \/>\nmeski sekilas lihat Chef Degan, salah satu juri di acara masak televisi,<br \/>\n di panggung utama sedang demo, demo masak maksudnya. Juga melewati<br \/>\nbeberapa ruang kelas Boga Class, asal bau aneka makanan.<\/div>\n<div style=\"text-align: center;\">\n<img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium aligncenter\" height=\"180\" src=\"http:\/\/i1.wp.com\/2.bp.blogspot.com\/-oDkon64IJus\/WIdaLHzi39I\/AAAAAAAACzs\/IUyNyJ5nYSs0mlSkRQdVa0jgHWpR0MwSQCLcB\/s320\/P_20161217_145922.jpg?resize=320%2C180&amp;ssl=1\" width=\"320\" \/><\/div>\n<div style=\"text-align: center;\">\nSuasana boga class<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">\nSecara umum bagi pelaku usaha kuliner<br \/>\ndi Bogasari Expo ini anda dapat meningkatkan skill memasak anda dengan<br \/>\nmengikuti boga class yang dipandu oleh pelatih dari Bogasari Baking<br \/>\nCenter. Untuk boga Class ada kelas Mie\/jajanan pasar, Roti\/pastry, dan<br \/>\nCake\/cookies. Untuk mengikuti boga class anda dikenai biaya 50 ribu,<br \/>\ntapi sudah dapat materi dan bisa membawa pulang olahan makanan yang anda<br \/>\n buat. Anda juga dapat meningkatkan skil kewirausahaan anda, khususnya<br \/>\nyang ingin melebarkan sayap usahanya, dengan mengikuti Boga entrepreneur<br \/>\n secara gratis. Ada kelas-kelas dengan materi yang mantap den pembicara<br \/>\nyang hebat juga. Adapun kelas-kelas di Boga Entrepreneur adalah;<br \/>\npembukuan usaha dengan pemateri BTPN, Online Marketing dengan pembicara<br \/>\nBukalapak, Food Stylist dengan pemateri Chef Yeni Ismayani, Sertifikasi<br \/>\nHalal dengan pembicara LPPOM MUI, financial planning dengan pematri dari<br \/>\n Bank Mandiri, Branding dengan pemateri Main Ad, Digital Marketing<br \/>\ndengan pemateri Ogilvy, Packaging Material dengan pemateri Citra Buana<br \/>\nIndotama, Perijinan Merek dengan pamateri Dirjen HKI, Food Photography<br \/>\ndengan pemateri Chef Yeni Ismayani, Mesin pengolahan makanan dari Fomac,<br \/>\n SDM dari BTPN, hygiene, sanitation, &amp; produk indsutri rumah tangga<br \/>\ndengan pemateri Dinas Kesehatan, mobil toko \/ food truck dari ombi mobil<br \/>\n toko, dan product knowledge tepung terigu bogasari dari Bogasari Baking<br \/>\n Centre.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">\nSeperti yang sudah saya ceritakan di<br \/>\ndepan bahwa saya mengikuti kelas packaging material. Di kelas ini saya<br \/>\nbaru tahu bahwa untuk industry roti kemasan bukan hanya pelastik<br \/>\npembungkus doang, dipaparkan juga klip pengemas roti seperti yang<br \/>\nterdapat di roti tawar, berbagai klip pembungkus dan mesin packaging.<br \/>\nSesuatu yang baru bagi saya. Saya jadi teringat buku yang saya beli<br \/>\nbeberapa bulan lalu di Bandung tentang kemasan produk dan belum dibuka<br \/>\nsama sekali :-P, mungkin nanti bisa melengkapi apa yang saya dapat hari<br \/>\nitu.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">\nSetelah kelas bubar, saya pun<br \/>\nberkeliling sebentar. Melihat ke beberapa stand perusahaan pengemasan<br \/>\nproduk. Ada Fomac yang memamerkan mesin-mesin pengolahan makanan seperti<br \/>\n mixer roti, tempat peraga roti, sampai pengolahan kopi. Saya juga<br \/>\nmampir ke stand Kpack, banyak sekali plastic pengemas di standnya. Mulai<br \/>\n dari beragam ukuran sampai beragam jenis kegunaan untuk produk<br \/>\ntertantu. Selain mampir ke perusahaan penyedia alat pengolahan dan<br \/>\npengamasan makanan, saya juga mampir sebentar ke stand Morin. Baru tahu<br \/>\njuga ternyata produk Morin bukan hanya selai dengan kemasan botol yang<br \/>\nbiasa ditemukan di minimarket, mereka juga menyediakan selai dalam<br \/>\nbentuk bag. Food service product selai kemasan bag ini memang tidak<br \/>\ndijual bebas di minimarket, tapi di toko penyedia bahan pembuatan roti.<br \/>\nSelai berbentuk bag ini biasa digunakan pembuat roti sebagai isi dari<br \/>\nroti yang diproduksi oleh pembuat roti. Ada banyak rasa yang ditawarkan<br \/>\nmulai dari pasta kaya, selai nanas, selai strawberry, peanut butter,<br \/>\nchocolate filling, sampai selai kelapa muda. Dan saya bungkus selai<br \/>\nkelapa muda satu. Ini membuka wawasan saya bahwa pabrikan selai juga<br \/>\nmembuat produk khusus untuk ukm, setahu saya selain Morin ada Mariza<br \/>\nFood yang bergerak di industry yang sama.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">\nSaat keliling saya juga berkunjung ke<br \/>\nstand LPPOM MUI. Saya bertanya tentang syarat pengajuan sertifikasi<br \/>\nhalal MUI. Pihak MUI menjelaskan tentang alur proses sertifikasi halal.<br \/>\nMUI juga mengatakan bahwa mereka membuka kesempatan konsultasi di Global<br \/>\n Halal Centre Building Bogor bagi masyarakat yang ingin tahu lebih<br \/>\nlanjut proses sertifikasi halal. Dan berapa biaya untuk pengurusan<br \/>\nsertifikasi halal? Jawabannya adalah 2,7 juta, biaya ini belum termasuk<br \/>\nakomodasi auditor LPPOM MUI. Biaya akomodasi tidak bisa berbentuk uang<br \/>\nyah, kawan. Kalo auditor harus naik pesawat buat ke tempat kamu berarti<br \/>\nkamu harus menyediakan tiketnya, dalam bentuk tiket bukan uang. Begitu<br \/>\njuga jika auditor terpaksa harus menginap buat audit di lokasi kamu<br \/>\nberarti kamu harus menyediakan penginapannya, dalam bentuk voucher atau<br \/>\ntiket hotel yah bukan dalam bentuk uang. Setelah dari stand MUI yang<br \/>\nbersampingan dengan stand suku Dinas Kesehatan, saya berkeliling ke<br \/>\nberbagai stand. Lumayan ada yang menawarkan makanan-makanan gratis meski<br \/>\n Cuma satu-satu cup. Makan di salah satu stand ukm dan istirahat<br \/>\nsejenak. Kemudian kembali ke kelas boga entrepreneur dengan materi<br \/>\nperijinan merek.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">\nMerek adalah suatu tanda tertentu yang<br \/>\n dipakai untuk mengidentifikasikan suatu barang atau jasa sebagai mana<br \/>\nbarang atau jasa tersebut diproduksi atau disediakan oleh orang atau<br \/>\nperusahaan tertentu. Merek membantu konsumen untuk mengidentifikasi dan<br \/>\nmembeli sebuah produk atau jasa berdasarkan karakter dan kualitasnya,<br \/>\nyang dapat teridentifikasi dari mereknya yang unik. Begitulah kira-kira<br \/>\npengertian merek yang dipaparkan oleh pembicara dari Dirjen HKI. Di sesi<br \/>\n ini dijelaskan juga proses pengajuan permohonan pendaftaran merek.<br \/>\nBerapa lama satu merek bisa teregister \u00ae ? satu merek bisa teregister<br \/>\nadalah 2 tahun dari waktu permohonan pendaftaran merek diterima Dirjen<br \/>\nHKI. Sedangkan biaya yang dikenakan adalah 2,1 atau 2,5 juta (saya lupa<br \/>\npastinya) yang dibayarkan melalui BRI, khusus ukm cukup 600ribu dengan<br \/>\nsyarat medapatkan surat rekomendasi dari Dinas UKM &amp; koperasi<br \/>\nsetempat, Disperindag juga bisa. Penting untuk dicatat bahwa sistem<br \/>\npengajuan merek adalah first to file, artinya pendaftar merek pertama<br \/>\nyang bisa mendapatkan merek yang didaftarkan jika kemudian hari anda<br \/>\nmengajukan merek yang sama dengan merek yang telah didaftarkan dan uang<br \/>\nanda lenyap. Karenanya, dirjen HKI membuka layanan pertanyaan merek,<br \/>\napakah suatu merek telah digunakan atau didaftarkan oleh pihak lain<br \/>\nsebelum anda.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">\nAkhirnya sekianlah cerita saya kali ini semoga bermanfaat.<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Salah satu perjalanan yang saya rencanakan di bulan Desember 2016 ini adalah ingin pergi ke Bogasari Expo 2016 bertempat di Kartika Expo Balai Kartini mulai dari tanggal 16 sampai 18 Desember 2016. Ada banyak kegiatan yang dihelat di acara Bogasari Expo 2016 ini, mulai dari kelas memasak, kelas kewirausahaan, demo [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"om_disable_all_campaigns":false,"footnotes":""},"categories":[7],"tags":[],"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/ahmadyunussukardi.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/175"}],"collection":[{"href":"https:\/\/ahmadyunussukardi.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/ahmadyunussukardi.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ahmadyunussukardi.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ahmadyunussukardi.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=175"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/ahmadyunussukardi.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/175\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/ahmadyunussukardi.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=175"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/ahmadyunussukardi.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=175"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/ahmadyunussukardi.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=175"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}