{"id":193,"date":"2016-01-12T14:12:00","date_gmt":"2016-01-12T14:12:00","guid":{"rendered":"https:\/\/ahmadyunussukardi.my.id\/index.php\/2016\/01\/12\/jangan-iri-melihat-orang-lain-sukses\/"},"modified":"2016-01-12T14:12:00","modified_gmt":"2016-01-12T14:12:00","slug":"jangan-iri-melihat-orang-lain-sukses","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/ahmadyunussukardi.my.id\/index.php\/2016\/01\/12\/jangan-iri-melihat-orang-lain-sukses\/","title":{"rendered":"Jangan Iri Melihat Orang Lain Sukses"},"content":{"rendered":"<div style=\"text-align: justify;\">\n<div style=\"text-align: center;\">\n<img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter\" height=\"240\" src=\"http:\/\/i0.wp.com\/3.bp.blogspot.com\/-H0zParvZxaM\/WJ2Kcmt3VzI\/AAAAAAAADAk\/cUbN43iJg6QtQ5APQR9i1sDVWcROTERtwCLcB\/s320\/image012.jpg?resize=320%2C240&amp;ssl=1\" width=\"320\" \/><\/div>\n<div style=\"text-align: center;\">\nilustrasi. sumber gambar<a href=\"http:\/\/ilustrasiblog.blogspot.com\/\">&nbsp;ilustrasiblog.blogspot.com<\/a><\/div>\n<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">\nKawan, pernahkah kamu mengalami<br \/>\nkejadian seperti ini: kita mencita-citakan sesuatu dan berusaha<br \/>\nmencapainya, tapi ternyata hasilnya tidak memuaskan. Kita gagal meraih<br \/>\nkesuksesan yang kita mimpi-mimpikan itu. Tetapi disaat bersamaan teman<br \/>\natau sahabat kita malah mendapatkan kesuksesan yang kita idam-idamkan<br \/>\nitu.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">\nBagaimana perasaan kamu? Pasti secara<br \/>\nalamiah kita kecewa. Bahkan bias jadi ada bara cemburu yang menjalar.<br \/>\nSaya pun sama, saya pernah sangat kecewa dan iri. Namun sungguh tragis.<br \/>\nSikap saya itu justru semakin tenggelam dan hilang arah. Dan ingin<br \/>\nberbuat nekat agar teman itu juga gagal.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">\nAh, sungguh benar apa yang dikatakan<br \/>\noleh ulama bernama Abdul Hamid al Katib, bahwa orang pendengki seperti<br \/>\norang yang menuang racun. Jika sudah lepas bisanya, terpenuhilah rasa<br \/>\npuasnya.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">\nSangat mahal harga yang harus dibayar<br \/>\nsebuah kegelisahan yang lahir dri iri dan dengki. Karena kita<br \/>\nmenembusnya dengan hati, daging, dan bahkan darah. Ketenangan,<br \/>\nkebahagian, dan kedamaian kita pun jadi ikut taruhannya.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">\nKita bisa saja mengobarbankan semuanya<br \/>\n itu karena membayangkan manisnya dendam dan menyakiti serta melepaskan<br \/>\nsatu karunia dari tangan orang lain. Padahal, sedikit pun kita tidak<br \/>\nakan mendapatkan manfaat dari itu. Karena boleh jadi kita selihat<br \/>\nsesuatu sebagai kesuksesaan seseorang, tapi belum tentu disana juga ada<br \/>\njatah kesuksesan kita.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">\nMaka, tak usahlah galau melihat orang<br \/>\nlain sukses. Yang kita lakukan seharusnya adalah melihat proses menuju<br \/>\nsukses orang itu. Karena disanatersimpan pelajaran. Melalui orang itu,<br \/>\nkita bias belajar tentang watak serta karakteristiknya, kebiasaan<br \/>\nhidupnya, kiat-kiat keberhasilannya. Meniru proses yang telah ia lalui<br \/>\ndapat menyakinkan kita untuk berhasil menggapai apa yang yang kita<br \/>\ncita-citakan.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">\nWallahu\u2019alam bishowab.<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>ilustrasi. sumber gambar&nbsp;ilustrasiblog.blogspot.com Kawan, pernahkah kamu mengalami kejadian seperti ini: kita mencita-citakan sesuatu dan berusaha mencapainya, tapi ternyata hasilnya tidak memuaskan. Kita gagal meraih kesuksesan yang kita mimpi-mimpikan itu. Tetapi disaat bersamaan teman atau sahabat kita malah mendapatkan kesuksesan yang kita idam-idamkan itu. Bagaimana perasaan kamu? Pasti secara alamiah kita [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"om_disable_all_campaigns":false,"footnotes":""},"categories":[12],"tags":[],"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/ahmadyunussukardi.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/193"}],"collection":[{"href":"https:\/\/ahmadyunussukardi.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/ahmadyunussukardi.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ahmadyunussukardi.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ahmadyunussukardi.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=193"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/ahmadyunussukardi.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/193\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/ahmadyunussukardi.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=193"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/ahmadyunussukardi.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=193"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/ahmadyunussukardi.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=193"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}