Ada satu hal yang membuat persentuhan saya dengan internet menjadi bermakna. Ngeblog, aktivitas ngenet yang satu ini memberikan banyak sekali pengalaman seru. Yah, pengalaman seru karena dari sekedar menulis membawa saya kebeberapa perjalanan menarik. Salah satunya adalah perjalanan ketika menjadi finalis lomba blog yang diselenggarakan oleh salah satu lembaga tinggi Negara, Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia.
Sebagai warga desa biasa dan bloger jelata, rasanya luar biasa dapat menjadi salah satu finalis lomba Blog tersebut dan diundang hadir ke Jakarta. Dan semua itu berawal dari ide, lebih tepatnya mimpi apa saja yang akan saya lakukan kalau saya menjadi anggota senat, sesuai dengan tema lomba. Siapa sangka tulisan satu halaman A4 terpilih menjadi 20 besar.
20 besar yang diundang ke Jakarta ternyata orang-orang dengan latar belakang beragam, dari yang muda sampai yang setengah baya, dari siswa SMA sampai guru, dari ujung sumatera sampai Kalimantan, dan Bali.
Apa saja yang dilakukan selama 3 hari di Jakarta
Hari pertama tentu saja cek in di Hotel Sultan. Beranjak siang diajak jalan ke komplek Parlemen Senayan. Di sana ditampung sebentar di gedung Sekretariat Jendral DPD RI untuk perkenalan dan pembagian sertifikat. Setelah itu di ajak ke Nusantara IV untuk mengikuti sidang paripurna DPD RI. Wah jadi tau suasana sidang para anggota dewan secara langsung dan tau rasanya duduk di kursi dewan, empuk euy.
Setelah sidang paripurna selesai kami diajak keliling gedung parlemen. Dan di dekat kolam buatan yang memanjang sepanjang komplek kami berfoto bersama dengan ketua DPD RI, Irman Gusman, MBA dan sekjen DPD RI Dr. Ir. Siti Nurbaya Bakar, MSc. Setelah acara rekreasi selesai kami kembali ke hotel. Malamnya kami diajak makan malam bersama sekaligus ramah tamah.

Hari kedua menjadi hari paling padat. Setelah sarapan di hotel kami langsung diajak kembali ke gedung DPD RI. Sesi pertama adalah sosialiasi tentang kelembagaan DPD RI pembicaranya pakar hukum tata Negara yang sering nampang di Televisi, Irman Putra Sidin, dan seorang konsultan media yang dulu kerap muncul juga sebagai anchor di liputan 6, mbak Ira Koesno. Banyak hal yang didiskusikan di sosialisasi ini. Setelah selesai sosialisasi, kegiatan di break untuk salat jumat. Lucu juga dapat bingkisan khusus, sandal jepit.
Selesai salat jumat acara dilanjutkan dengan makan-makan antara para finalis dan keluarga besar DPD RI. Ini adalah saat yang paling dinanti oleh para finalis, yaitu pengumuman pemenang lomba. Saya tidak menang juara di lomba ini. Meskipun demikian saya bersyukur dapat diundang ke Jakarta karena ada pengalaman seru yang didapat.
Sore harinya kami kembali ke hotel untuk istirahat. Jam tujuah malam kali dikumpulkan kembali. Karena makan malam tidak lagi di hotel tapi di Ancol.
Hari ketiga setelah subuh saya langsung berkemas-kemas. Jam enam saya cek out dan menikmati perjalanan bus way yang lancar tanpa kemacetan. Saya menjadi peserta yang pulang lebih awal karena ada agenda lain di Tangerang.
Kira-kira begitulah saya mencatat dalam diary saya di bulan Januari 2012, saat masih imut-imutnya macaciswa. So, bagaimana dengan cerita anda.

Categories: Jurnal

0 Comments

Leave a Reply

Avatar placeholder

Your email address will not be published. Required fields are marked *