Pada tanggal 24 Juli 2023 lalu, untuk pertama kalinya saya memutuskan  pergi keluar kota menggunakan kereta malam dari Stasiun Pasar Senen Jakarta. Biasanya saya selalu berangkat pagi atau siang hari dari stasiun senen. Perjalanan malam kali ini menggunakan Kereta Api Serayu. Kota yang saya tuju adalah Purwokerto yang merupakan ibukota Kabupaten Banyumas Jawa Tengah.

Tujuan perjalanan saya ke kota pelajar tempat kelahiran Jendral besar Soedirman ini adalah untuk melihat dan survei mesin pengolah serabut kelapa. Nama pengerajinnya adalah Serabut Mas. Saya tertarik mencari mesin karena ingin membuka produksi pengolahan limbah serabut kelapa. Kebetulan di daerah saya tinggal belum ada yang mengolah serabut kelapa alias tepes ini. Tetangga saya yang punya usaha kelapa parut sampai kebingungan untuk membuang limbah sabut kelapa ini.

Ada tiga produk yang dihasilkan dari pengolahan sabut atau tepes kelapa, yaitu coco bristle, coco fiber, dan cocopeat. Cocobristle adalah sabut kelapa yang sudah terpisah dari fibernya. Bentuknya panjang, lebih halus dari fiber pada umumnya, dan kuat. Cocofiber merupakan hasil olahan sabut kelapa yang banyak digunakan untuk bahan kerajinan, seperti tali sabut kelapa, isian jok, keset, dan lain sebagainya. Selain untuk kerajinan, cocofiber juga digunakan sebagai media tanam pada pencangkokan. Cocopeat adalah material yang tidak berserat dan ringan yang menyatukan serat sabut dalam sabut kelapa, cocopeat secara luas digunakan sebagai media tanam organik. Cocopeat mempunyai kemampuan daya serap dan menyimpan air yang cukup tinggi dibandingkan dengan tanah.

Di Purwokerto saya belajar menggunakan mesin pengolah serabut kelapa produksi mas Yayan dari Serabut Mas. Mesinnya digerakan oleh dinamo setengah PK dengan konsumsi listrik 350 watt. Belajar menggunakan mesin secara langsung, sensasinya berbeda dengan hanya melihat video tutorial di youtube. Di sini saya dapat cara menggunakan mesin dengan baik dan efektif.

Nah, dari perjalanan ini, saya juga dapat masukan bahwa cocofiber dapat digunakan dalam budidaya ikan sebagai tempat menaruh telur pada proses perkawinan indukan pengganti ijuk. Kebetulan kenal banyak pembudidaya ikan lele. Selain itu tentu dapat informasi lain yang berguna buat proses produksi sabut kelapa nantinya.

Setelah puas belajar menggunakan mesin pengolah sabut kelapa, saya pun pergi ke beberapa destinasi wisata yang ada di Purwokerto. Sambil menunggu kereta api Serayu menuju Pasar Senen yang berangkat jam 16.40 WIB. Ada dua titik, yaitu Menara Pandang Teratai dan makan di Madhang Maning Park Purwokerto.

Untuk video perjalanannya, bisa lihat fi video berikut ini.


0 Komentar

Tinggalkan Balasan

Avatar placeholder

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *