Kewirausahaan atau entrepreneruship beberapa tahun ini bergema begitu kencang. Banyak anak muda yang ingin menjadi sorang wirausahawan sukses ketimbang hanya menjadi karyawan. Kali ini kita akan membahas beberpa definisi tentang wirausaha dan konsep wirausaha.

Beberapa definisi tentang kewirausahaan:

1. Jean Baptista Say; seorang wirausahawan adalah agen yang menyatukan berbagai alat-alat produksi dan menemukan nilai dari produksinya.

2. Frank Knight; wirausahawan mencoba untuk memprediksi dan menyikapi perubahan pasar. Definisi ini menekankan peran wirausahawan dalam menghadapi ketidakpastian pada dinamika pasar. Seorang wirausahwan disyaratkan untuk melaksanakan fungsi-fungsi manajerial mendasar, seperti pengarahan dan pengawasan.

3. Joseph Schumpeter; wirausahawan adalah seorang inovator yang mengimplementasikan perubahan-perubahan di dalam pasar melalui kombinasi-kombinasi yang baru. Kombinasi baru tersebut dapat berupa: a) memperkenalkan produk baru atau dengan kualitas baru, b) memperkenalkan metode produksi baru, c) membuka pasar yang baru, d) memperoleh sumber pasokan barud ari bahan atau komponen baru, atau 5) menjalankan organisasi baru pada suatu indutsri. Schumpeter mengaitkan wirausaha dengan konsep inovasi yang diterapkan dalam konteks bisnis serta mengaitkannya dengan kombinasi sumber daya.

4. Penrose; kegiatan kewirausahaan mencakup identifikasi di dalam sistem ekonomi. Kapasitas atau kemampuan manajerial berbeda dengan kapasitas kewirausahaan.

Konsep Kewirausahaan

Konsep kewirausahaan menurut Yuyus Suryana dan Kartib Bayu dalam bulu Kewirausahaan: pendekatan karakteristik wirausaha sukses, merupakan kemampuan kreatif dan inovatif yang dijadikan dasar utntuk menciptakan sesuatu yang baru dan berbeda (Create new and different) melalui berpikir kreatif dan bertindak inovatif untuk meciptakan peluang melalui suatu proses, pembentukan atau pertumbuhan suatu bisnis baru yang berorientasi memperoleh keuntungan, penciptaan nilai, dan pembentukan produk atau jasa yang unik dan inovatif.

Suryana dan Bayu menekankan bahwa konsep wirausaha lebih merujuk pada sifat, watak, dan ciri-ciri yang melekat pada seseorang yang mempunyai kemauan keras untuk mewujudkan gagasan inovatif ke dalam dunia usaha yang nyata dan dapat mengembangkannya dengan tangguh, dengan mengacu kepada orang yang melaksanakan proses gagasan, memadukan sumber daya menjadi realitas.

Covin dan Slevin mengatakan bahwa pada dasarnya seorang Wirausahawan dapat dikenali dari sikap dan prilakunya yang mencerminkan tiga dimensi, yaitu; Keinovatifan, pengambilan resiko, dan keproaktifan.

Inonativ mengacu kepada kreativitas, ketidaklaziman, atau penyelesaian dengan cara baru terhadap amsalah-masalah atau kebutuhan. Pengambilan resiko berkaitan dengan kemauan untuk sepakat bahwa memang kita harus merugi atau gagal. Sedangkan proaktif berkaitan dengan implementasi, yaitu bagaimana melakukan sesuatu yang diperlukan untuk berhasil

Categories: Kewirausahaan

0 Comments

Leave a Reply

Avatar placeholder

Your email address will not be published. Required fields are marked *