Saya
ingin menuliskan sebuah catatan perjalan mengikuti lomba Kelompencapir
Gempita (Gerakan Nasional Masyarakat peduli Industrialisasi Keluatan dan
Perikanan) yang diselenggarakan oleh Kementrian Kelautan dan Perikanan
Pada Tahun 2013. Awalnya sms masuk yang berasal dari bu Eti Nuryati,
PPTK yang mengirim pesan bahwa tahun ini masih ada kelompecapir dan
meminta Tirta Gintung Sejahtera, di mana saya salah satu pimpinan di
sana untuk ikut. Jiwa muda yang bersemangat mengiyakan untuk maju.
Di
mulailah persiapan lomba. Syarat untuk mengikuti lomba ini adalah
membuat profil kelompok yang disertai laporan keuangan. Profil yang tidak
tanggung-tanggung tebalnya, sampai 80 halaman yang dikerjakan hanya
dalam waktu seminggu. Ternyata masih ada syarat lain, yaitu pembuatan
video profil, beruntung sebelumnya kami telah membuat beberapa video
tutorial tentang kegiatan budidaya lele sangkuriang dari pembenihan,
pendederan, dan pembesaran sehingga kami hanya tinggal menambahkan
beberapa adegan agar menjadi video profil, layaknya company profile.
Video profil ini pun kelar hanya dalam waktu dua hari.
Setelah
semua selesai, persyaratan ini kami kirim ke provinsi. Di kementrian,
portofolio ini akan diadu dengan provinsi lain, dan dipilih tiga
kelompok untuk di adu. Lama menunggu, akhirnya satu bulan kemudian kami
mendapat kabar bahwa, Tirta Gintung Sejahtera lolos ke babak
selanjutnya. Seperti tahun-tahun sebelumnya, tiga besar akan tampil di
TV. Waktunya adalah setelah lebaran.
Hingga
kami pun santai-santai saja menjalankan aktivitas sehari-hari. Hingga
kabar dari Provinsi datang, bahwa kelompencapir waktunya di percepat pas
puasa dan diadakan di Bantul Yogyakarta. Dengan kondisi, terbatas
akhirnya kami pun berangkat dengan semangat untuk belajar di sana.
Rombongan
dari Tirta Gintung Sejahtera sendiri ada empat orang yaitu Asep yang
menjabat ketua kelompok, saya sendiri sebagai sekretaris, Nuraminudin,
dan Henda Bunasa.Kami pun di dampingin oleh PPTK yaitu bu Eti
Nuryati.Berlima kami terbang dari Soetta ke Adi Sucipto.Di bandara Adi
Sucipto kami sudah ditunggu oleh penyuluh perikanan dari Badan Ketahanan
Pangan dan Penyuluhan Provinsi Banten, ibu Ratu Neni F dan Pa Ismu.
Sampai
di Ros In Hotel jam 11 siang. Sudah ada peserta lain dari provinsi Jawa
Barat dan tuan rumah dari Yogyakarta. Dalam Lomba Kelompecapir GEMPITA
Regional II ini DIY diwakili oleh KUB Mina Bahari 45 dari Pantai Depok
Bantul, Banten diwakili oleh Tirta Gintung Sejahtera dari Sukadiri
Kabupaten Tangerang, dan Jawa Barat diwakili oleh Mitra Tani dari
Ciseeng Kabupaten Bogir. Lomba Kelompecapir GEMPITA dilaksanakan dalam 4
Babak yaitu; Babak Presentasi Portofolio, Babak Cerdas Cermat dan Babak
Asah Terampil.Kami Chek in, istirahat sebentar sampai jam 2 dikumpulkan
di auditorium.Pengarahan dari panitia lomba Pusat Penyuluh Perikanan
BPSDM KP. Ashar rehat sejenak lalu kembali masuk ke Loby. Acara lomba
langsung dimulai yaitu presentasi.Tiap-tiap peserta diberi durasi 20
menit untuk memaparkan profil kelompoknya menggunakan video profil yang
dulu telah dikirimkan. Setelah itu, babak pertanyaan dari kelompok lain.
Presentasi Portofolio Tirta Gintung Sejahtera
Pas
10 menit sebelum magrib babak presentasi usai.Kami pun menuju restoran
untuk berbuka.Kembali ke kamar masing-masing. Karena Acara selanjutnya
diadakan jam 8 malam.
Acara
lanjutan adalah pendalaman portopolio oleh juri.Ada tiga juri yang
berlatar belakang berbeda-beda.Juri pertama adalah orang BPSDSM KP, juri
kedua akademisi dari UGM, dan juri ketiga adalah pelaku usaha
perikanan.

Sesi Pendalaman dengan Dewan Juri unsur Pengusaha Perikanan
Sesi
pendalaman ini diberikan waktu 30 menit untuk masing-masing kelompok
berhadapan dengan satu orang juri. Setalh itu kami giliran pindah ke
juri lain. Banyak diskusi menarik di sesi ini, tiap-tiap juri dengan
latar belakang berbeda memiliki sudut pandang yang berbeda pula.Dan kami
mendapatkan banyak masukan berharga di sesi ini. Akhirnya sesi
pendalaman ini berakhir jam 11 malam.
Lomba
Kelompencapir Gempita terbagi dalam dua kegiatan, yaitu verifikasi
portofolio dan penampilan di TV.Hari pertama kami telah melalui tahapan
verifikasi portofolio sampai malam hari.Memasuki hari kedua adalah
penampilan di TV berupa acara yang mirip dengan cerdas cermat, ada babak
rebutan dan juga babak unjuk tangkas.
Lomba
hari kedua diadakan pada 22 Juli 2013 bertempat di Balai Budidaya Air
Tawar Pundong Bantul diselenggarakan bersamaan dengan Kunjungan Kerja
dan Safari Ramadhan Menteri Kelautan dan Perikanan RI. Yang unik pada
sesi penampilan di TV ini adalah tiap peserta menggunakan pakaian adat
dari daerahnya masing-masing. Kami mewakili Banten tahun ini mengenakan
pakaian kebesaran Banten, pakaian adat pangeran Surosowan dengan penutup
kepala mancung ke depan seperti istana Surosowan Banten, setidaknya
baju ini lebih wah dari pada pendahulu kami tahun lalu yang tempil
mengenakan pakaian adat Kanekes (Baduy luar).

Rombongan Banten
Dari
pagi kami sudah ada di BBAT Pudong.Belajar gladi resik untuk tampil di
TV, meskipun TVRI, tapi jaringannya sampai se Nusantara.Siapa sangka
dari budidaya lele bisa masuk TV.

Babak Rebutan
Acara
lomba Gempita hari kedua ini dilaksanakan tepat jam 2 siang. Dipandu
oleh presenter professional dari TVRI yang membuat kegugupan kami
berkurang karena dia dapat mencairkan suasana.Lomba hari kedua ini
dibagi menjadi empat babak.Babak pertama adalah babak yel-yel. Babak
kedua adalah babak menjawab soal yang telah di pilih.Babak ketiga adalah
babak rebutan.Dan terakhir babak uji tangkas.

Babak UnjukTangkas
Pada
sesi kedua ini kami tampil baik dibandingkan kelompok lain. Dapat
menjawab pertanyaan dengan baik dan merebut dua jawaban pada babak
rebutan.Serta mampu menjawab di babak unjuk tangkas.Dan itu semua sudah
cukup meski kami tidak jadi juara pertama.
Acara
selanjutnya adalah kunjungan kerja Menteri kelautan dan perikanan
RI.Luar biasa hari itu, kalau hari biasa berlumuran lumpur, tidak hari
itu.Bertemu dengan Menteri dan Sri Sultan HB X. Juga masuk TV.

Menteri Kelautan dan Perikanan sedang Memberikan Sambutan
Acara
kunjungan menteri berlangsung sampai buka bersama.Setelah itu kami
menerima plakat juara dari kepala Pusat Penyuluhan BPSDM KP.Lalu kami
pun pulang ke Hotel.

Menerima Plakat Juara

Hari
ke tiga di Yogyakarta tidak dapat kami manfaatkan secara optimal untuk
jalan-jalan.Selain karena lelah yang luar biasa di pacu lomba.Kami juga
harus siap-siap untuk penerbangan pulang ke Tangerang. Dan berakhir pula
rangkaian acara Kelompencapir Gempita…

Kategori: Jurnal

0 Komentar

Tinggalkan Balasan

Avatar placeholder

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *